Band Kesukaan

My Name: Muhammad Irfan Laksana | Nick Name: Irfan Patetoet | Born In / Born Day: Jakarta, 8th May 1998 | Religion: Islam | School In: 269 Jakarta | School Status: Junior High School | Favourite Band: Pee Wee Gaskins \\n/ | My Band: PHC band ( Patetoet Hell Crew )| My Favourite Food: Kuaci & Kacang | My Inspiration: I want to be successful | Bio: I'm Is A naughty boy hehehe | Some People Saying That Im Is A Naughty Boy ! | I do not want to fall into the unlucky life | Bla.. Bla.. Bla.. | I Say What I Wanna Say ! | I Do What I Wanna Do! | Take my heart and carry me now And don’t let me out to get a terrible day | NO COMMENT, thanks, hehe

Rabu, 16 Mei 2012

PEE WEE GASKINS si PEMAAF

 Pee Wee Gaskins Akan Maafkan Pelaku, Asal...
Pee Wee Gaskins

Kapanlagi.com - Kesabaran Pee Wee Gaskins sudah mencapai puncaknya. Setelah sang road manager bernama Regi dihajar sejumlah Bonek saat berada di Surabaya pada Sabtu (11/12) lalu, kini Sansan dkk segera mengambil upaya hukum agar sang pelaku penyebar gosip pembakaran bendera supporter klub sepak bola Persebaya itu bisa mendapat ganjaran setimpal.
"Ini lagi proses," ujar Dochi saat ditemui di studio DAHSYAT, RCTI, kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (13/2), soal rencana laporan sang pelaku penyebaran lewat situs jejaring sosial Facebook.
[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]
Dikatakan vokalis dan juga gitaris ini, pihaknya lebih fokus kepada penyebar isu. Sedangkan soal pemukulan Regi oleh beberapa Bonek akan diselesaikan sendiri.
"Mungkin dia (penyebar) nggak nyangka impact-nya bakalan segede ini. Yang pengen digarisbawahi, kita nggak masalahin pemukulannya soalnya kita yakin mereka salah paham. Jadi yang kita usut di sini adalah bagaimana isu itu beredar dan siapa penyebarnya," ujar vokalis dan gitaris lainnya Sansan.
Lantas, apakah Pee Wee Gaskins sudah benar-benar tidak rencana memberi maaf sedikitpun kepada pelaku? "Ada, cuma kita lagi mikirin gimana caranya biar kita sama-sama enak. Kalau pihak itu datang ke kita dan minta maaf, pasti cepet selesai urusannya," kata Dochi.
"Ya tapi kalau memang masih bikin runyam, kita negara hukum, jadi kita serahin ke hukum aja," sambungnya yang bakal mengantongi beberapa pasal pelanggaran berlapis terhadap pelaku yang sudah diketahui identitasnya tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar